Kamera pengawas · Yoosee resmiWhatsApp+852 5963 2771

Berapa Titik CCTV untuk Rumah Anda? Begini Menghitungnya

9 menit baca ·

Camera gắn trên tường gạch quan sát sân vườn có trẻ em và thú cưng

Jumlah kamera yang Anda butuhkan tidak ditentukan oleh luas rumah, melainkan oleh berapa banyak jalan masuk yang dimiliki rumah itu. Rumah kecil dengan pintu depan, pintu dapur ke belakang, dan gang samping yang bisa dilewati orang butuh lebih banyak titik daripada rumah besar yang hanya punya satu gerbang dan tembok tinggi di semua sisi. Untuk rumah tinggal pada umumnya, tiga titik pertama yang hampir selalu muncul adalah pintu depan, pintu belakang atau dapur, dan tempat parkir motor.

Cara menghitungnya ada di bawah ini: buat daftar jalan masuk, urutkan menurut risiko, lalu lihat mana yang bisa digabung dalam satu kamera.

Langkah 1: hitung jalan masuk, bukan luas rumah

Orang biasanya bertanya "rumah tipe sekian butuh berapa kamera", seolah ada tabel bakunya. Masalahnya, luas lantai tidak ada hubungannya dengan cara orang masuk.

Pencurian di rumah tinggal hampir selalu lewat titik yang sudah ada: pintu, jendela, pagar yang bisa dipanjat, atau atap tetangga yang menempel. Orang tidak menembus tembok. Jadi yang perlu Anda hitung adalah jumlah pintu masuk itu, bukan berapa meter persegi ruangnya.

Dua rumah dengan luas identik bisa punya kebutuhan sangat berbeda:

  • Rumah A: satu gerbang depan, tembok tinggi keliling, tidak ada akses belakang. Satu sampai dua kamera sudah menutup hampir semuanya.
  • Rumah B: luas sama, tapi ada pintu depan, pintu samping ke dapur, gang sempit yang tembus ke jalan belakang, dan carport terbuka. Empat jalan masuk, empat masalah berbeda.

Menghitung dari luas juga membuat orang salah alokasi. Yang sering terjadi: dua kamera dipasang di ruang tamu dan ruang keluarga yang lapang dan mudah dijangkau colokan, sementara pintu dapur yang tidak pernah dikunci saat siang tidak terpantau sama sekali.

Buat daftar semua jalan masuk

Ambil kertas, berjalan mengelilingi rumah, dan tulis setiap titik yang bisa dilalui manusia. Bukan yang menurut Anda mungkin dilalui — yang bisa dilalui.

Yang biasanya masuk daftar:

  • Pintu depan dan gerbang. Selalu masuk, tanpa kecuali.
  • Pintu belakang atau pintu dapur. Sering dianggap aman karena "kan ada temboknya", padahal ini pintu yang paling sering dibiarkan terbuka atau tidak dikunci saat siang.
  • Carport, garasi, atau tempat parkir motor. Kalau motor Anda diparkir di luar, ini bukan sekadar jalan masuk, ini juga barang yang perlu dijaga.
  • Gang samping. Terutama gang sempit yang tembus ke jalan lain, atau yang hanya ditutup pagar rendah.
  • Jendela besar di lantai dasar yang menghadap area sepi dan tidak terlihat dari jalan.
  • Titik naik ke lantai dua: kanopi, tiang, pohon di dekat pagar, atau atap bangunan tetangga yang menempel. Bagian ini paling sering luput.
  • Pintu samping ke ruang cuci atau area jemuran yang biasanya dibiarkan terbuka seharian.

Jangan lupa mencatat juga area di mana barang berharga berada meskipun bukan jalan masuk, misalnya tempat tabung gas, mesin cuci di belakang, atau sepeda yang diparkir di teras.

Langkah 2: urutkan menurut risiko, bukan menurut kemudahan pasang

Setelah daftarnya jadi, urutkan. Patokan pengurutannya tiga hal: seberapa sepi titik itu dari pandangan orang lewat, seberapa mudah masuk lewat sana, dan seberapa mahal yang hilang kalau kejadian.

Untuk rumah tinggal biasa, urutan yang hampir selalu berlaku:

Titik 1 — pintu depan dan gerbang. Ini satu-satunya kamera yang wajib ada meski anggaran Anda hanya cukup untuk satu unit. Alasannya bukan cuma keamanan: kamera ini juga menyelesaikan urusan sehari-hari seperti paket yang katanya sudah diantar, tamu yang datang saat rumah kosong, dan orang yang menawarkan barang di depan pagar.

Titik 2 — tempat parkir motor atau carport. Motor adalah barang paling sering hilang dari halaman rumah, dan kejadiannya cepat. Kamera ini juga otomatis mengawasi jalur dari gerbang menuju rumah.

Titik 3 — pintu belakang atau dapur. Titik ini gelap, sepi, dan tidak terlihat tetangga. Kalau rumah Anda punya akses belakang, ini prioritas ketiga tanpa perdebatan.

Titik 4 dan seterusnya — gang samping, jendela lantai dasar yang sepi, atau area jemuran, tergantung mana yang menurut daftar Anda paling terbuka.

Kesalahan yang sering terjadi di tahap ini: memilih titik berdasarkan di mana ada colokan listrik dan di mana sinyal WiFi kuat. Itu pertimbangan yang sah, tapi harus datang belakangan. Tentukan dulu titik yang benar, baru pikirkan cara membawa daya dan jaringan ke sana.

Langkah 3: lihat mana yang bisa digabung dalam satu kamera

Satu kamera tidak selalu berarti satu jalan masuk. Kalau ditempatkan dengan benar, satu unit bisa mengurus dua atau tiga titik sekaligus. Di sinilah jumlah kamera Anda bisa turun tanpa mengurangi cakupan.

Pasang di sudut, bukan di tengah dinding. Kamera di pojok halaman depan bisa melihat gerbang dan carport sekaligus, karena keduanya berada dalam satu bidang pandang yang melebar.

Ikuti alur jalan orang, bukan bidang tembok. Orang yang masuk dari gerbang menuju pintu depan bergerak dalam satu garis. Satu kamera yang memandang menyusuri garis itu merekam seluruh perjalanan orang tersebut — jauh lebih berguna daripada dua kamera yang masing-masing menangkap satu potongan.

Kamera yang memandang memanjang lebih hemat daripada yang memandang melebar. Di gang samping, satu kamera di ujung gang yang memandang lurus ke dalam menutup seluruh gang. Kamera yang dipasang di tengah gang menghadap tembok seberang hanya melihat sepotong.

Yang tidak bisa digabung: kamera yang tugasnya mengenali wajah dan kamera yang tugasnya mengawasi area. Kamera area dipasang lebih tinggi dan memandang lebih luas; kamera pengenal wajah dipasang lebih rendah dan lebih dekat. Kalau satu kamera dipaksa mengerjakan keduanya, biasanya gagal di keduanya. Pertimbangan tinggi dan sudut untuk masing-masing tugas dijelaskan di ketinggian pemasangan CCTV outdoor.

Contoh perhitungan untuk beberapa bentuk rumah

Angka di bawah ini adalah hasil dari cara hitung tadi, bukan aturan baku. Sesuaikan dengan daftar jalan masuk rumah Anda sendiri.

Rumah minimalis di perumahan, satu lantai

Biasanya punya pintu depan, carport terbuka di depan, dan pintu belakang menuju area cuci. Tetangga menempel di kiri dan kanan, jadi sisi samping tertutup.

Dua titik sering sudah cukup: satu di teras depan yang memandang menyusuri carport ke arah gerbang, satu lagi di belakang menghadap pintu dapur dan area jemuran. Kamera dalam ruangan ditambahkan belakangan kalau memang rumah sering ditinggal kosong.

Rumah dua lantai dengan halaman

Jalan masuknya bertambah: gerbang, pintu utama, carport, pintu samping, dan kemungkinan naik lewat kanopi ke balkon lantai dua.

Tiga sampai empat titik. Depan satu, carport satu, belakang satu, ditambah satu yang mengawasi sisi rumah tempat kanopi atau pagar bisa dipanjat. Kamera dalam ruangan di area tangga sering lebih berguna daripada menambah kamera luar keempat.

Rumah dengan gang samping tembus jalan lain

Gang tembus adalah jalan masuk penuh, bukan pelengkap. Perlakukan seperti pintu.

Satu kamera khusus di ujung gang yang memandang memanjang, ditambah titik depan dan belakang. Tiga titik sebagai dasar.

Rumah yang sering ditinggal kosong atau rumah kedua

Yang berubah bukan jumlah kameranya, melainkan cara Anda mengurusnya. Kalau tidak ada orang yang bisa mengecek langsung, notifikasi yang tidak sampai ke HP berarti Anda tidak tahu apa-apa sampai pulang. Pastikan pemberitahuannya benar-benar jalan sebelum rumah ditinggal — kalau tidak muncul, penyebabnya biasanya sepele dan bisa dibereskan, seperti dijelaskan di notifikasi Yoosee tidak muncul di HP.

Yang ikut bertambah saat titik bertambah

Menambah kamera bukan cuma menambah harga unit. Empat hal ini ikut naik dan sebaiknya dihitung sejak awal:

Beban jaringan. Setiap kamera mengirim datanya sendiri. Kalau semuanya menumpang satu WiFi rumah, kamera yang letaknya paling jauh dari router adalah yang pertama bermasalah — biasanya kamera belakang atau kamera gang.

Penyimpanan. Tiap kamera butuh kartu memorinya sendiri, dan makin banyak kamera makin sering Anda harus memutuskan berapa lama rekaman perlu disimpan. Cara memilih kapasitasnya dibahas di memory card CCTV berapa GB.

Notifikasi. Ini yang paling sering merusak niat baik. Empat kamera luar yang semuanya mengirim pemberitahuan setiap ada gerakan akan menghasilkan puluhan notifikasi sehari dari mobil lewat, kucing, dan daun bergerak. Ujungnya notifikasi dimatikan semua, dan kamera jadi sekadar perekam pasif. Lebih baik pasang lebih sedikit titik yang notifikasinya benar-benar Anda baca.

Perawatan. Setiap kamera perlu dilap lensanya dan dicek sudutnya sesekali. Titik yang sulit dijangkau tangga akan jadi titik yang tidak pernah dirawat.

Biaya listriknya sendiri biasanya bukan pos terbesar, tapi kalau ingin menghitungnya sebelum menambah titik, caranya ada di biaya listrik CCTV per bulan.

Buat denahnya dalam sepuluh menit

Sebelum membeli apa pun, gambar denah kasar rumah Anda di selembar kertas. Tidak perlu rapi atau berskala.

  1. Gambar bentuk rumah dan pagarnya, tampak dari atas.
  2. Tandai setiap jalan masuk dari daftar Anda dengan tanda panah masuk.
  3. Gambar segitiga bidang pandang dari setiap rencana titik kamera, mengarah ke jalan masuk yang ingin ditutup.
  4. Cari jalan masuk yang tidak tersentuh segitiga mana pun. Itulah titik buta Anda, dan itulah alasan sah untuk menambah kamera.
  5. Cari segitiga yang saling menimpa banyak. Kalau dua kamera melihat hal yang hampir sama, salah satunya bisa digeser ke titik lain yang belum tertutup.

Terakhir, saat menggambar segitiga, perhatikan ke mana ujungnya jatuh. Bidang pandang yang menembus ke halaman dalam, pintu, atau jendela rumah tetangga sebaiknya digeser, sekalipun secara teknis lebih nyaman dipasang begitu. Masalah dengan tetangga jauh lebih merepotkan daripada sedikit tambahan cakupan.

Setelah titik-titiknya pasti, barulah pikirkan bagaimana kamera itu bertahan menghadapi hujan dan panas di posisi tersebut, yang langkah-langkahnya ada di cara pasang CCTV outdoor tahan hujan.

Pertanyaan yang sering diajukan

Berapa titik CCTV yang ideal untuk rumah satu lantai?

Untuk rumah satu lantai di perumahan yang sisi kiri dan kanannya menempel tetangga, dua titik sering sudah cukup: satu di depan yang memandang menyusuri carport ke gerbang, satu di belakang menghadap pintu dapur dan area jemuran. Kalau rumah Anda punya gang samping yang tembus ke jalan lain, tambahkan satu kamera khusus di ujung gang, sehingga menjadi tiga titik.

Apakah jumlah kamera dihitung dari luas rumah?

Tidak. Orang masuk lewat pintu, jendela, dan pagar, bukan menembus tembok, jadi yang menentukan adalah berapa banyak jalan masuk yang dimiliki rumah tersebut. Dua rumah dengan luas identik bisa membutuhkan jumlah kamera yang berbeda jauh kalau yang satu hanya punya satu gerbang sedangkan yang lain punya pintu belakang dan gang samping.

Kalau anggaran hanya cukup untuk satu kamera, dipasang di mana?

Pintu depan atau gerbang. Selain menjadi jalan masuk yang paling sering dipakai, kamera depan juga paling banyak berguna untuk urusan sehari-hari seperti memastikan paket benar-benar diantar, melihat siapa yang datang saat rumah kosong, dan mencatat kejadian di jalan depan rumah.

Apakah rumah minimalis di perumahan tetap butuh kamera di belakang?

Kalau ada pintu belakang atau pintu ke area cuci yang bisa diakses dari luar, ya. Area belakang biasanya sepi, tidak terlihat tetangga maupun orang lewat, dan pintunya paling sering dibiarkan tidak terkunci pada siang hari. Kalau bagian belakang benar-benar tertutup tembok tinggi tanpa akses apa pun dari luar, kamera belakang bisa ditunda.

Apakah menambah banyak kamera membuat jaringan dan penyimpanan jadi berat?

Setiap kamera mengirim datanya sendiri dan menyimpan rekamannya sendiri, jadi menambah titik berarti menambah beban WiFi, menambah kebutuhan kartu memori, dan menambah jumlah notifikasi. Yang paling sering jadi masalah justru notifikasi: kalau terlalu banyak kamera mengirim pemberitahuan setiap ada gerakan, ujungnya semua dimatikan dan tidak ada yang dibaca. Lebih baik memasang lebih sedikit titik yang benar-benar Anda pantau.

Topik serupa: LainnyaLihat semua →