Kamera pengawas · Yoosee resmiWhatsApp+852 5963 2771

Arti Warna Kabel Kamera CCTV di Ekor Kamera

9 menit baca ·

Sân vườn và hồ bơi của một ngôi nhà vào ban đêm

Jawaban singkatnya: warna kabel kamera CCTV di ekor kamera tidak punya arti yang sama di semua model, jadi jangan menebak fungsi kabel dari warnanya saja. Yang bisa dipercaya adalah bentuk ujungnya: colokan bulat untuk daya, colokan LAN untuk jaringan, kabel tipis dengan konektor kecil untuk audio, dan tombol kecil di ujung kabel untuk reset. Setelah itu, pastikan dengan label yang menempel di kabel atau buku panduan model Anda.

Panduan ini membahas ekor kabel yang menggantung dari kamera outdoor dan sebagian kamera indoor — apa saja cabangnya, cara mengenalinya, kabel mana yang wajib disambung, dan kesalahan yang paling sering membuat kamera mati atau rusak.

Kenapa warna saja tidak bisa dijadikan patokan

Di instalasi listrik rumah ada kebiasaan warna yang cukup umum. Di kabel kamera, kebiasaan itu tidak berlaku seragam. Pabrik bisa memakai warna selongsong yang berbeda untuk model yang berbeda, bahkan untuk batch produksi yang berbeda dari model yang sama. Kabel audio di satu kamera bisa berwarna putih, di kamera lain hitam dengan label kecil.

Akibatnya, artikel atau video yang bilang "kabel merah pasti audio" atau "kabel kuning pasti video" bisa benar untuk kamera di video itu, tapi salah untuk kamera Anda. Tiga sumber yang benar-benar bisa dipakai:

  1. Label atau stiker pada kabel. Banyak ekor kabel diberi tulisan kecil seperti DC, LAN, AUDIO IN, AUDIO OUT, atau RESET di dekat konektornya.
  2. Bentuk konektornya. Bentuk tidak bisa menipu: colokan daya tidak akan muat di port LAN.
  3. Buku panduan atau kotak kemasan model Anda. Biasanya ada gambar ekor kabel lengkap dengan nama tiap cabang.

Kalau ketiganya tidak ada — misalnya kamera bekas tanpa kotak dan labelnya sudah terkelupas — jangan coba-coba menyambungkan sembarang kabel ke listrik. Baca bagian "Kapan sebaiknya minta bantuan" di bawah.

Mengenali cabang ekor kabel satu per satu

Tidak semua kamera punya semua cabang di bawah ini. Kamera WiFi sederhana mungkin hanya punya colokan daya dan tombol reset. Kamera yang lebih lengkap bisa punya lebih banyak cabang. Periksa satu per satu dengan urutan ini.

1. Colokan daya DC

Ini cabang yang paling penting. Bentuknya colokan bulat betina dengan lubang di tengah, tempat steker adaptor masuk. Kadang ada tulisan DC dan angka tegangan di dekatnya.

Yang perlu dicek:

  • Tegangan di label adaptor harus sama dengan yang diminta kamera. Kebutuhan tegangan berbeda antar model, jadi jangan menebak. Lihat label di badan kamera atau di buku panduan, lalu cocokkan dengan tulisan "OUTPUT" di adaptor. Adaptor dengan tegangan lebih tinggi dari yang diminta bisa langsung merusak kamera.
  • Arus adaptor sebaiknya sama atau lebih besar dari kebutuhan kamera. Adaptor yang terlalu lemah membuat kamera menyala lalu mati sendiri, terutama saat lampu inframerah menyala di malam hari.
  • Steker harus masuk penuh dan tidak goyang. Steker yang longgar adalah penyebab umum kamera yang mati-hidup tanpa sebab yang jelas.

Kalau kamera Anda sering hilang dari aplikasi padahal WiFi baik, adaptor dan colokan ini termasuk yang pertama dicurigai. Pembahasan lengkapnya ada di artikel kamera Yoosee offline terus padahal WiFi normal.

2. Port jaringan LAN (RJ45)

Bentuknya colokan kotak berpengait, sama seperti port internet di router. Fungsinya menghubungkan kamera ke router memakai kabel jaringan, sebagai pengganti atau cadangan WiFi.

Hal yang sering ditanyakan:

  • Kamera WiFi tetap boleh dicolok kabel LAN. Pada model yang punya port ini, kabel LAN membuat sambungan lebih stabil, cocok untuk kamera yang jauh dari router.
  • Port LAN tidak otomatis memberi daya. Ada kamera yang bisa menerima daya lewat kabel jaringan (sering disebut PoE), tapi banyak juga yang tidak. Kalau label atau buku panduan tidak menyebut PoE, anggap kamera Anda tetap butuh adaptor terpisah.
  • Kalau tidak dipakai, port ini jangan dibiarkan terbuka di luar ruangan. Tutup dengan tutup karet bawaan atau masukkan ke kotak sambung.

Kalau Anda tidak memakai kabel LAN, kamera disambungkan lewat WiFi dari aplikasi. Langkahnya ada di panduan cara menghubungkan kamera Yoosee ke WiFi lewat HP.

3. Kabel audio (audio in dan audio out)

Inilah cabang yang paling sering membuat bingung, karena bentuknya mirip satu sama lain. Pada model yang memilikinya, kabel audio CCTV biasanya berupa kabel tipis dengan konektor kecil, dan sering ada dua:

  • Audio in — untuk mikrofon eksternal. Dipakai kalau mikrofon bawaan kamera kurang peka, atau kamera dipasang di tempat yang jauh dari sumber suara.
  • Audio out — untuk pengeras suara eksternal yang punya penguat sendiri. Dipakai kalau suara dari speaker bawaan kurang keras untuk menegur orang di halaman.

Bedakan keduanya dari tulisan IN dan OUT, bukan dari warna. Menukar keduanya biasanya tidak merusak apa pun, hanya saja suaranya tidak keluar atau tidak terekam.

Penting juga dipahami: banyak kamera WiFi sudah punya mikrofon dan speaker di dalam badan kamera. Kalau begitu, kedua kabel audio ini boleh dibiarkan tidak tersambung. Cukup rapikan dan lindungi ujungnya dari air.

4. Tombol reset di ujung kabel

Pada sebagian model outdoor, tombol reset tidak ada di badan kamera, melainkan di salah satu cabang ekor kabel — berupa tombol kecil yang dibungkus karet. Fungsinya mengembalikan kamera ke setelan pabrik. Jangan sampai tertekan tidak sengaja saat merapikan kabel ke dalam kotak sambung, apalagi ditekan lama.

Langkah reset yang benar dan apa saja yang hilang setelahnya dijelaskan di cara reset kamera Yoosee ke setelan pabrik.

5. Cabang lain: alarm in/out dan sejenisnya

Beberapa kamera punya kabel tambahan untuk alarm masuk dan alarm keluar, misalnya untuk sensor pintu atau sirene. Kabel ini biasanya berupa beberapa kawat kecil dengan terminal. Untuk penggunaan rumah biasa, kabel ini umumnya tidak dipakai. Kalau ragu, biarkan saja, isolasi ujungnya, dan jangan menyambungkannya ke listrik rumah.

Kalau kabel daya perlu disambung atau diperpanjang

Masalah warna kabel paling sering muncul di sini: adaptor terlalu pendek, lalu kabel daya diperpanjang dengan kabel dua inti. Di titik ini warna mulai penting — tapi warna kabel perpanjangan Anda, bukan warna kabel kamera.

Urutannya:

  1. Cabut adaptor dari stopkontak sebelum memotong atau menyambung apa pun.
  2. Tentukan kabel positif dan negatif dari steker adaptor, bukan dari kebiasaan. Sebagian kabel adaptor punya garis atau tulisan pada salah satu intinya, tetapi arti tanda ini tidak seragam antar pabrik. Pastikan dengan multimeter, atau minta bantuan teknisi kalau Anda tidak terbiasa memakainya.
  3. Pakai kabel perpanjangan yang dua intinya berbeda warna, misalnya merah dan hitam, lalu catat: merah untuk positif, hitam untuk negatif. Konsisten di kedua ujung.
  4. Sambungan dibungkus rapat dan diletakkan di tempat kering atau di dalam kotak sambung. Cara menutup sambungan dari air hujan dibahas di cara pasang CCTV outdoor tahan hujan.
  5. Uji dulu sebelum kamera dipasang tinggi. Colok adaptor, pastikan kamera menyala dan bersuara, baru naikkan.

Perlu diingat: kabel daya yang terlalu panjang dan terlalu kecil membuat tegangan turun di ujungnya. Gejalanya kamera menyala siang hari, tetapi mati atau restart saat malam karena lampu inframerah menyala. Kalau jaraknya jauh, lebih aman memindahkan stopkontak atau adaptor lebih dekat ke kamera daripada memperpanjang kabel DC tanpa batas.

Penting untuk keselamatan: memperpanjang kabel dari stopkontak 220V, memasang stopkontak baru di luar rumah, atau bekerja di atap dan tangga adalah pekerjaan yang sebaiknya diserahkan kepada tukang listrik yang berpengalaman. Selalu matikan listrik sebelum menyentuh kabel tegangan rumah.

Warna kabel LAN saat membuat kabel sendiri

Sebagian orang yang mencari kabel kamera CCTV sebenarnya sedang membuat kabel jaringan sendiri dan bingung urutan warna kawat di dalam konektor RJ45. Untuk ini memang ada urutan baku yang dipakai luas, yaitu urutan yang dikenal sebagai T568B:

  1. Putih-oranye
  2. Oranye
  3. Putih-hijau
  4. Biru
  5. Putih-biru
  6. Hijau
  7. Putih-cokelat
  8. Cokelat

Hitungannya dimulai dari kiri dengan pengait konektor menghadap ke bawah dan kawat masuk dari arah Anda. Gunakan urutan yang sama di kedua ujung kabel. Kalau urutan kawat tertukar atau acak, kamera bisa terlihat menyala tetapi tidak pernah tersambung ke jaringan.

Setelah dikrimping, uji kabelnya dengan alat penguji kabel LAN, atau setidaknya coba ke laptop dulu sebelum ditarik panjang dan dipaku ke dinding.

Pemeriksaan cepat kalau kamera tidak menyala setelah disambung

Kerjakan dari yang paling mudah:

  1. Adaptor menyala? Banyak adaptor punya lampu kecil. Kalau tidak ada, coba adaptor ke kamera lain yang sejenis.
  2. Steker masuk ke colokan yang benar? Pastikan yang dicolok adalah cabang daya, bukan cabang audio yang kebetulan berukuran mirip.
  3. Tegangan cocok? Bandingkan lagi label adaptor dengan label kamera.
  4. Sambungan perpanjangan terbalik? Kalau Anda menyambung kabel sendiri, periksa lagi positif dan negatif.
  5. Ada air atau karat di colokan? Colokan yang hijau atau putih berkerak adalah tanda air sempat masuk. Bersihkan dalam keadaan listrik mati dan kering, lalu lindungi ulang.
  6. Kamera menyala tapi tidak muncul di aplikasi? Itu masalah jaringan, bukan kabel daya. Lanjutkan ke panduan sambungan WiFi atau pemeriksaan offline yang ditautkan di atas.

Kapan sebaiknya minta bantuan

Hentikan percobaan sendiri dan minta bantuan teknisi atau tempat Anda membeli kamera kalau:

  • Ekor kabel tidak berlabel, Anda tidak punya buku panduan, dan tidak yakin cabang mana yang untuk daya.
  • Ada bau terbakar, bunyi letupan, atau bagian kabel yang meleleh.
  • Kabel ekor putus di dekat badan kamera. Menyambung kabel di titik ini sulit dibuat kedap air dan sering berujung kamera rusak.
  • Pekerjaan melibatkan listrik 220V, stopkontak baru, atau memanjat atap.

Sebutkan model kamera dan foto ekor kabelnya dengan jelas saat bertanya. Foto yang memperlihatkan semua konektor dan labelnya jauh lebih membantu daripada menjelaskan warna kabelnya.

Untuk teknisi atau toko CCTV

Beberapa kebiasaan kecil yang menghemat waktu saat memasang banyak kamera:

  • Foto ekor kabel setiap model baru sebelum dipasang, lengkap dengan labelnya. Simpan sebagai referensi, karena label sering terkelupas setelah lama terkena panas dan hujan.
  • Beri tanda sendiri pada kabel perpanjangan daya, misalnya isolasi berwarna di sisi positif, di kedua ujung.
  • Masukkan seluruh ekor kabel ke kotak sambung dan jelaskan kepada pelanggan cabang mana yang tidak dipakai, supaya mereka tidak mencoba menyambungkannya sendiri.
  • Tunjukkan letak tombol reset kepada pelanggan, dan sarankan agar tidak ikut terjepit saat kotak sambung ditutup.
  • Uji daya dan sambungan di bawah sebelum naik tangga, dan catat tegangan adaptor yang dipakai di nota pemasangan.

Kalau Anda teknisi atau toko yang ingin menyediakan kamera Yoosee untuk pelanggan, informasi program mitranya ada di halaman program dealer Yoosee.

Pertanyaan yang sering diajukan

Kabel merah dan kabel kuning di kamera CCTV itu untuk apa?

Tergantung modelnya. Pada kamera analog lama, kabel kuning sering dipakai untuk video dan merah untuk audio atau daya, tetapi kebiasaan ini tidak berlaku pada semua kamera, apalagi kamera WiFi. Lihat label di dekat konektor atau buku panduan, dan jangan menyambung kabel ke adaptor hanya berdasarkan warnanya.

Apakah kabel audio CCTV wajib disambung?

Tidak, selama kamera sudah punya mikrofon dan speaker bawaan. Kabel itu hanya dipakai untuk mikrofon atau pengeras suara eksternal. Jika dibiarkan, pastikan ujungnya tetap kering di dalam kotak sambung.

Bolehkah kamera WiFi dicolok kabel LAN dan WiFi sekaligus?

Biasanya boleh, dan banyak model akan mengutamakan kabel LAN selama kabel tersambung. Cara kamera berpindah antara kabel dan WiFi bisa berbeda antar model dan versi aplikasi, jadi periksa status jaringannya di aplikasi setelah kabel dicolok.

Adaptor asli hilang, boleh pakai adaptor lain?

Boleh, asalkan tegangannya sama persis dengan yang diminta kamera, arusnya sama atau lebih besar, ukuran steker pas, dan polaritasnya sama. Tegangan yang lebih tinggi bisa merusak kamera. Kalau label kamera tidak terbaca, tanyakan ke tempat pembelian sebelum mencoba.

Kabel ekor kamera digigit tikus, masih bisa diperbaiki?

Kalau yang putus hanya kabel perpanjangan, ganti saja kabel itu. Kalau kerusakannya di ekor kabel dekat badan kamera, perbaikannya sulit dibuat rapi dan kedap air. Sebaiknya bawa ke teknisi, dan setelahnya lindungi kabel dengan pipa atau selongsong pelindung.

Topik serupa: PasangLihat semua →